Cara Mudah Layout Buku Fiksi A5

Belakangan ini, penulis dituntut untuk dapat melayout bukunya sendiri atau self-publishing. Hal ini menjadi penting karna salah satu penilaian redaksi dalam penerimaan naskah juga bergantung pada tampilan dan layout yang rapi. Namun, juga masih banyak penulis yang beranggapan bahwa melayout adalah perkerjaan yang ribet, padahal ada cara lain yang jauh lebih mudah.

Ada beberapa software yang biasa digunakan untuk melayout buku, antara lain Adobe inDesign, Page Marker, dan Quark Express. Software-software tersebut biasa digunakan untuk melayout buku-buku best seller oleh perusahaan percetakan di Indonesia. Mempelajari software tersebut bukanlah hal sebentar, apalagi bagi seseorang yang baru mempelajarinya. Tak menjadi soal, karna kita masih memiliki alternatif mudah, salah satunya adalah melayout dengan Microsoft Word.

Untuk buku fiksi atau buku standar, kebanyakan penerbit Indonesia menggunakan kertas A5 (14,8 x 41 cm). Karena ukuran ini dianggap lebih efektif karna ketersediaan kertas di Indonesia adalah kelipatan dari ukuran tersebut. Ada ukuran A6 (separuh ukuran A5), lalu ada A4 yang berarti 2 x A5, ada A3 yang berarti 2 x A4, begitu seterusnya untuk ukuran A2, A1 dan A0. Percetakan di Indonesia rata-rata memakai kertas ukuran A3. Dengan demikian, jika kita melayout buku di ukuran A5, maka secara otomatis kita bisa berhemat, tidak banyak kertas yang terbuang, karena kertasnya terpotong sempurna.

Langkah pertama untuk melayout buku melalui Ms Word, Anda cukup membuka new document pada Ms. Word dan berikut tatacaranya selanjutnya.

1. Mengatur Ukuran Buku

Sebelum menulis, Anda harus dapat membaca pasar. Maksudnya, carilah objek penelitian yang sedang menjadi tren dan paling banyak dicari. Tentukan sasaran tulisan Anda, hal ini menjadi penting untuk jam terbang jurnal Anda yang lebih cepat.

2. Cara Mengatur Margin Buku

Margin adalah jarak antara dokumen dengan tepi kertas. Fungsi margin adalah memberi jarak yang pas dengan tepi, sehingga buku akan lebih rapi dan lebih mudah dibaca. Pada margin left, berilah angka lebih sekitar 2-5 mili untuk menghindari tulisan terhimpit. Karna pada waktu proses cetak, buku akan direkatkan dengan lem.

3. Penomoran Halaman Buku

Penomoran halaman pada buku tentu berbeda dengan penomoran pada halaman pada Ms. Word seperti biasanya. Penomoran halaman buku lazim dikatakan penomoran bolak-balik di mana nomor halaman ganjil berada di sebelah kanan sedangkan nomor halaman genap berada di sebelah kiri.

Langkah pertama, silakan klik dua kali pada bagian header footer sehingga muncul pengaturan header footer. Kedua, pilih Design lalu beri checklist Different First Page, Different Odd & even Pages dan Show Document Text.

Ketiga, klik pada halaman ganjil lalu tambahkan nomor halaman seperti biasa dengan insert > Page Number > Top of Page, pilih posisi di kanan atas. Keempat, klik pada halaman genap lalu tambahkan nomor halaman dengan cara yang sama, pilih posisi di kiri atas.

Dengan cara ini maka nomor halaman akan muncul di sebelah kanan untuk nomor halaman ganjil dan di sebelah kiri untuk nomor halaman genap.

4. Atur Besar Paragraph Spacing

Paragraph spacing merupakan jarak antar paragraf, Anda dapat mengatur jarak antar paragraf dengan ini. Ubah nilai spacing pada kolom After di atas, disesuaikan dengan line spacing naskah Anda. Anda dapat melihat contoh line pada Preview.  Agar lebih terlihat rapi, atur spacing after antara 12 – 24 pt.

5. Mengatur Ukuran Huruf Dan Line Spacing

Besar kecilnya huruf dan line spacing harus di atar agar readibility (keterbacaan) sebuah buku semakin bagus. Line spacing merupakan jarak antar baris dalam satu paragraf. Line spacing yang umum antara lain 1,15 – 1,5. Namun jika Anda ingin menggunakan line spacing 2 juga tidak masalah, selama  naskah Anda cocok dengan line spacing besar. Sementara untuk besar huruf umumnya berkisar antara 12 atau 14, tergantung jenis font yang Anda pakai. Anda dapat mengatur ukuran huruf pada menu font, dan mengatur line spacing pada menu paragraph.

6. Penulisan Daftar Isi

Penulisan daftar isi juga menjadi hal penting agar buku Anda terlihat rapi dan siap. Tidak mungkin kita mengetik daftar isi dengan berpuluh-puluh bahkan beratus halaman, pastinya waktu kita akan tersita banyak. Lalu, apakah ada cara yang lebih mudah? Tentunya! Berikut tips penulisan daftar isi secara mudah dna praktis.

Langkah pertama, pastikan naskah buku yang Anda tulis sudah selesai hingga akhir. Anda pun tidak perlu khawatir jika tulisan tersebut jumlah puluhan lembar. Karena pembuatan daftar isi akan jadi dalam sekali tekan.

Langkah kedua, Pastinya saat menulis buku ada bab dan diiringi oleh beberapa sub bab bukan? Nah, khusus judul bab Anda blok, kemudian pilih ‘menu’ dan pilih Heading 1. Sedangkan untuk subbab, tekanlah Heading 2, begitu seterusnya hingga bab dan subbab terakhir.

Langkah ketiga, setelah semua bab dan subbab yang telah diblok, buatlah halaman kosong untuk tempat daftar isi, tempatkan kursor pada lembar kosong itu lalu klik menu bar ‘reference’.

Setelah itu, tekan Table of Contents, lalu akan muncul gambar seperti di bawah ini.

Anda bisa tekan salah satu table yang tersedia di atas. Setelah Anda klik, maka daftar isi buku pun langsung terpapar secara otomatis. Tentu saja lebih cepat, lebih rapi dan sudah disertai dengan lokasi halamannya.

Begitulah tatacara layout dengan Ms. Word. Semoga dapat membantu!

Konsultasikan kebutuhan anda bersama Ciptapublishing, Kami siap membantu anda sepenuh hati.

Artikel Lainnya

www.ciptapublishing.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *