Cara Mudah Menulis Buku Referensi dan Buku Ajar Untuk Kepangkatan Dosen

Bismillahirrahmanirrahim,

Pada kesempatan kali ini admin akan berbagi trik cara menulis buku referensi atau buku ajar baik bagi dosen atau tenaga pendidik lainnya.

Mungkin tidak banyak yang memahami bahwa Menulis buku memiliki banyak manfaat bagi penulisnya. Bagi para dosen, menulis buku merupakan keharusan yg wajib dipenuhi untuk nilai tambahan kum kepangkatan akademik. Dalam 1 kali terbitan buku yg mempunyai nomer ISBN bisa mendapatkan kredit kepangkatan akademik sampai dengan 40 poin.

Beberapa poin yg perlu diperhatikan dalam menulis buku:

  1. Menentukan judul tulisan (Sebaiknya menulis sesuai keahlian anda di kampus)
  2. Membuat synopsis (Garis besar tulisan)
  3. Membuat deadline pengerjaan
  4. Mencari sumber atau rujukan
  5. Tidak boleh mengutip “kutipan” sama persis lebih dari 10%
  6. Meminta orang lain untuk membaca tulisan kita sebelum dicetak.
  7. Jangan merubah dalil, istilah, atau rumusan hanya untuk tidak dikatakan menjiplak (misal kata‘kemudian’ diganti ‘lalu’, sumbul F diganti G untuk menyatakan gaya, dll).

Format Penulisan Buku Referensi atau Monograf

BAGIAN LUAR BUKU

  1. Cover Depan, berisi;

Judul Utama, Nama Penulis dan Nama Penerbit (jika telah diterbitkan)buku ajar, paket kepangkatan,

  1. Punggung Buku, berisi;

Judul Utama, Nama Penulis, Nama Penerbit (jika telah diterbitkan)

  1. Cover Belakang, Berisi;

Judul Utama, Nama dan Tentang Penulis, Sinopsis, Nama dan Alamat Penerbit (jika sudah diterbitkan) serta Nomor ISBN.

  1. Halaman Judul, Berisi; Preliminaries
  2. Halaman Judul (Halaman terdepan setelah cover). Letaknya selalu di sebelah kanan, halaman ini berisi judul buku saja.
  3. Judul Balik halaman judul, secara lebih atraktif, menyolok, menarik dibanding halaman judul. Selain judul buku, halaman ini juga memuat Nama penulis serta nama dan alamat penerbit.
  4. Halaman Hak Cipta Memuat kutipan Undang-Undang Hak Cipta.
  5. Halaman persembahan ditujukan pada siapa penulis buku itu berkarya. (Opsional)
  6. Halaman ucapan terima kasih (Acknowledgments). (Opsional)
  7. Kata sambutan Sambutan oleh mereka pejabat, tokoh atau mereka yang memiliki kapasitas keilmuan. Ini sekaligus sebagai media pengakuan atas isi dari buku ini. (Opsional)
  8. Halaman Kata Pengantar Biasanya ditulis oleh ahli di bidang ilmu yang dibahas, memberikn komentar ulasan tentang materi yang disampaikan pada buku ini (Opsional)
  9. Halaman Prakata Dibuat oleh pihak penerbit untuk memberikan ulasan mengapa buku ini dibuat ,serta hal-hal lain yang mendukung. Prakata juga bisa dibuat oleh penulis untuk memberikan tanggapan atas kritik pembaca pada cetakan/edisi sebelumnya
  10. Daftar Isi
  11. Daftar Tabel (Opsional)
  12. Daftar Gambar (Opsional)
  13. Daftar singkatan (Opsional)
  14. Halaman Pendahuluan, Pendahuluan berbeda dengan Prakata. Pendahuluan dibuat oleh penulis, berisi pengenalan masalah secara umum sebelum memasuki bahasan permasalah.
  15. Bagian Tubuh Buku, disesuaikan dengan logika atau struktur keilmuan yang akan dibuat buku
  16. Bagian (Part)
  17. Bab atau Sub Bagian (Chapter)
  18. Sub Bab
  19. Sub Sub Bab
  20. Sub Sub Sub Bab
  21. Referensi atau Daftar Pustaka

Tulisan di atas hanya contoh, bukan ketentuan yg bersifat mengikat dan harus ada disetiap penulisan buku referensi atau buku ajar. Beberapa bagian bisa dihilangkan atau di tambah sesuai dengan kebutuhan daripada penulis.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi para pembaca sekalian.

Bila anda punya Naskah/Skripsi/Thesis/Desertasi/hasil penelitian dan mau dijadikan buku, kami ciptapublishing siap membantu prosesnya, mulai dari, edit, layout, proofred, desain cover, ISBN, Cetak sampai proses pemasasaran. Hub kami untuk informasi lebih lanjut.

 

Salam.

Cara mudah menulis buku referensi dan buku ajar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *