Ingin Jadi Penulis ? Pahami Perbedaan Buku Fiksi dan Nonfiksi

Fiksi dan nonfiksi adalah istilah yang sudah sangat populer namun ada saja orang yang belum bisa memahami secara jelas dan kadang masih menjadi hal rumit untuk membedakannya. Masih ada juga orang yang tidak mengetahui perbedaan buku fiksi dan nonfiksi. Apalagi bagi pecinta buku yang pemula, mengetahui ini juga penting untuk menulis dan mencari bahan bacaan. Namun tidak usah kuatir, artikel ini akan mengulasnya berikut definisi dan contoh dari buku fiksi dan nonfiksi.

Pembagian buku secara umum dikelompokkan pada dua kategori. Pertama buku fiksi. Kedua, buku nonfiksi. Untuk mengetahui lebih jelasnya lagi, berikut ini pejelasan baik definisi dan contoh dan perbedaan dari buku fiksi dan nonfiksi.

Definisi dari buku sendiri adalah sekumpulan lembar kertas yang dicetak dan dijadikan satu dan diapit dua sampul. Begitulah definisi buku yang dikutip kompas dari Kiddle. Sesuatu yang menjadi nilai dari sebuah buku adalah teks, bahasa serta ilustrasi yang dicetak pada lembaran kertas.

Penulis yang membuat buku dan biasanya ada ilustrasinya juga. Orang yang menulis buku disebut sebagai pengarang atau penulis. Sedangkan ilustrator sebutan bagi seorang yang menggambar di lembaran.

Buku tidak selalu ditulis oleh seorang saja, bisa juga satu buku ditulis oleh kelompok penulis begitu juga dengan ilustrator, ada juga buku yang dibuat oleh beberapa ilustrator. Untuk dapat menemukan buku, kamu cukup berkunjung ke toko buku atau perpustkaan. Kamu akan menemukan buku tentang pendidikan, hiburan, cerita rakyat, novel hingga karya ilmiah. Nah buku-buku itulah kemudian dibagi menjadi buku fiksi dan nonfiksi.

Buku Fiksi

Dilansir oleh Kiddle, term fiksi berasal dari bahasa Latin fictum yang mempunyai arti diciptakan. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) fiksi mempunyai arti cerita rekaan, khayalan, tidak berdasarkan kenyataan dan pernyataan yang hanya berdasarkan khayalan atau pikiran, seperti, roman, novel dan lain sebagainya.

Dengan demikian buku fiksi berarti buku berisi tulisan penulis dari hasil imajinasinya dan sifatnya bukan kejadian di dunia nyata. Dikutip dari ruangguru, buku fiksi merupakan jenis buku yang memuat cerita dan sifatnya imajinatif. Sehingga untuk menulis buku fiksi tidak dituntut untuk mempertanggungjawabkan kebenarannya. walaupun ada buku fiksi yang berlandaskan peristiwa sejarah dan nyata, tetapi karakter dan dialog biasanya bersifat imajiner yang sengaja dibuat oleh penulis. Sifat imajiner itulah yang menjadikan tujuan penulisan cerita fiksi sebagai hiburan.

Bahasa dalam buku fiksi biasanya berupa bahasa kiasan atau konotatif. Penulisnya membuat kisah narasi agar menjadikan pembaca terlarut dalam cerita. Sering ditemukan ide-ide segar dan diksi yang apik dalam buku fiksi.

TERBITKAN NOVELMU DISINI!

Buku Nonfiksi

Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI) mendefinisikan, nonfiksi adalah karya sastra, karangan yang tidak bersifat fiksi, tetapi berdasarkan fakta dan kenyataan. Mudahnya buku nonfiksi merupakan kebalikan dari buku fiksi, nonfiksi memuat tentang fakta atau sesuatu yang benar-benar terjadi/based on fact.

Sebagaimana dikutip dari ruangguru, jenis buku nonfiksi ini biasanya memuat berbagai kejadian sebenarnya dan bersifat informatif. Menulis buku nonfiksi memerlukan suatu pengamatan dan data, sebab hasil dari karya nonfiksi harus dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini berbeda dengan buku fiksi yang tidak butuh pertanggungjawaban.

Buku nonfiksi secara umum menggunakan bahasa denotatif atau bahasa yang sebenarnya. Dengan tujuan agar memudahkan setiap pembaca untuk memahami maksud isi buku secara langsung. Karena sifat buku nonfiksi merupakan informasi berdasarkan data dan fakta, maka buku nonfiksi sering menjadi sumber rujukan informasi.

Ikuti tautan untuk menerbitkan karyamu: https://ciptapublishing.com/  

Contoh Buku Fiksi dan Buku Nonfiksi

Agar pemahaman kita lebih sempurnaserta agar bisa membedakan antara keduanya, berikut ini adalah contoh buku fiksi dan nonfiksi serta.

Contoh buku-buku fiksi

  • Dongeng
  • Novel
  • Cerpen
  • Hikayat
  • Cerita Rakyat
  • Drama
  • Mitos
  • Puisi
  • Fabel
  • Komik

Contoh buku-buku nonfiksi

  • Skripsi, tesis, disertasi
  • Buku pelajaran
  • Karya tulis ilmiah
  • Esai
  • Jurnal
  • Opini
  • Buku enskiklopedia
  • Biografi
  • Pidato

Perbedaan Fiksi dan Nonfiksi

Dikutip dari Book Riot, antara fiksi dan non fiksi memiliki perbedaan utama. Fiksi merupakan literasi berdasarkan imajinasi, bersifat subyektif, seringkali sesuai dengan peristiwa terkini, menampilkan sudut pandang yang berbeda dan mendalam, fokus pada sisi dalam. Sedangkan nonfiksi merupakan literasi berdasarkan fakta, obyektif, tidak akan dipercaya apabila dibuat-buat, menampilkan sudut pandang penulis atau pengarang serta mempunyai fokus pada sisi luar.

Sekarang sudah jelas perbedaan antara buku fiksi dan nonfiksi, baik dari sisi definisi, konten buku terlebih lagi sudah lengkap dengan contoh buku-bukunya. Sekian pembahasan tentang perbedaan buku fiksi dan nonfiksi pada artikel ini, semoga sahabat cipta mendapat pengetahuan baru.

Sahabat cipta lebih suka yang mana nih? Sampaikan pengalamanmu di kolom komentar ya!

 

Sumber:

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

https://www.portal-ilmu.com/2018/03/apa-perbedaan-buku-fiksi-dan-non-fiksi_12.html?m=1 Arum Sutrisni Putri, https://www.kompas.com/skola/read/2020/05/17/183000869/perbedaan-fiksi-dan-nonfiksi?amp=1&page=2

1 komentar untuk “Ingin Jadi Penulis ? Pahami Perbedaan Buku Fiksi dan Nonfiksi”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *