Memahami Perbedaan Buku Ajar, Buku Referensi dan Buku Monograf Menurut Standard DIKTI?

Memahami Perbedaan Buku Ajar, Buku Referensi dan Buku Monograf Menurut Standard DIKTI?

Menurut ilmu kepustakaan ada banyak varian buku baik berdasar ukuran dan katagori isinya. Namun Secara umum ada dua jenis buku, yaitu buku fiksi dan non fiksi.  Tulisan ini akan membahas beberapa jenis-jenis buku yang dapat diakui dosen dan berguna bagi pengurusan kepangkatan dan administrasi dosen lainnya. Buku-buku ini termasuk dalam karya ilmiah yang dipublikasikan atau publikasi ilmiah. Berikut adalah beberapa jenis buku tersebut:

  1. 1. Buku Monograf
  2. Monografi adalah karya tulis ilmiah hasil penelitian yang luas dan detail pada sebuah topik atau subjek dengan tingkat pembahasan yang mendalam dan/atau mengaitkan dengan berbagai pendekatan keilmuan.
  3. Berisi satu topik atau beberapa topik yang saling berkaitan dalam satu bidang ilmu
  4. Isi buku sesuai dengan kompetensi bidang ilmu penulis.
  5. Memenuhi kaidah ilmiah dan estetika keilmuah yang utuh (rumusan masalah yang mengandung nilai kebaharuan, metodologi pemecahan masalah, dukungan data atau teori mutakhir yang lengkap dan jelas, kesimpulan dan daftar pusaka)
  6. Isinya bukan diambil dari Disertasi atau tesis.
  7. Dapat ditelususi secara online (misalnya dipublikasi pada website perguruan tinggi)
  8. Biasanya ditulis oleh satu orang. (Bisa lebih dari satu penulis)
  9. Tebal paling sedikut 40 halaman format UNESCO (15,5 x 23 CM)
  10. Diterbitkan oleh Badan Ilmiah/ Organisasi/Perguruan Tinggi/ Penerbit Resmi
  11. ISBN dan editor bereputasi dan disebarluaskan.
  12. Tidak menyimpang dari Pancasila dan UUD 1945
  13. Batas kepatutan 1 buku/tahun
  14. 2. Buku Referensi
  15. Buku referensi adalah buku acuan wajib yang biasa digunakan sebagai salah satu sumber pada setiap jenjang pendidikan (dasar, menengah, dan tinggi).
  16. Titik berat penulisan lebih kepada jumlah data dan referensi data secara komprehen.
  17. Jangkauan pembaca lebih luas karena dapat dipergunakan oleh banyak orang
  18. Belum tentu menyajikan rangkuman pembahasan.
  19. Gaya bahasa yang termuat dalam buku tidak komunikatif, padat, dan formal.
  20. Biasanya dilengkapi dengan indeks-indeks alfabetis.
  21. Contoh buku ini memiliki sifat sepertikamus, ensiklopedia, handbook, direktori, guidebooks, almanac, peta, buku biografi, buku indeks dan abstrak, publikasi penelitian dan publikasi pemerintahan
  22. Buku Ajar
  23. Buku ajar adalah buku yang dibuat oleh pakar dibidangnya, bisa ditulis secara personal atau kelompok oleh dosen.
  24. Isi buku biasanya ditujukan untuk membantu mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan.
  25. Terdapat insentif penyusunan buku ajar yang didanai oleh DIKTI hingga 18.500.000,-
  26. Bersumber dari hasil-hasil penelitian atau hasil dari sebuah pemikiran tentang sesuatu atau kajian bidang tertentu. Buku ajar juga dapat memuat panduan manual tentang bidang ilmu yang tertera sesuai tuntutan dari setiap institusi pendidikan.
  27. Dipergunakan oleh dosen dan mahasiswa saat proses belajar-mengajar dalam kelas.
  28. Gaya bahasa yang komunikatif dan semiformalagar mudah dipahami.
  29. Disusun menggunakan landasan pola struktur belajar yang fleksibel dan terstruktur.
  30. Menjelaskan tujuan pembelajaran secara instruksional.
  31. Tebal paling sedikit 40 halaman dengan format UNESCO (15,5 x 23 CM).
  32. ISBN dan editor bereputasi dan disebarluaskan.
  33. Batas kepatutan 1 buku/tahun
  34. Contoh judul buku ajar: “Bahsa Indonesia bagi Pemula”

 

Buku yang termasuk buku pendidikan tinggi, yaitu (1) buku referensi (refererence book), (2) monografi (monograph), (3) buku ajar/buku teks (textbook), dan (4) modul. Satu buku lagi yang disebutkan merupakan kumpulan karya tulis, baik dalam bentuk bab (chapter) maupun bentuk artikel adalah bunga rampai.

Semua jenis buku yang disebutkan diganjar dengan angka kredit. Nilai angka kredit per buku berdasarkan pedoman penilaian angka kredit dosen seperti berikut ini:

  1. buku ajar/buku teks nilainya 20;
  2. modul (termasuk beberapa bahan pengajaran lainnya, seperti diktat) nilainya 5;
  3. buku referensi nilainya 40;
  4. monografi nilainya 20; dan
  5. bunga rampai yang diterbikan secara internasional 15 dan nasional 10.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca semua.

 

https://www.duniadosen.com/buku-referensi-m/

https://www.kompasiana.com/bambangtrim/5eaa554c097f36150669d492/antibingung-soal-buku-dan-angka-kredit-dosen?page=all

1 komentar untuk “Memahami Perbedaan Buku Ajar, Buku Referensi dan Buku Monograf Menurut Standard DIKTI?”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *