Tetap Produktif Menulis Meski SIbuk, Ciptapublishing

Tetap Produktif Menulis Meski Sibuk, Ini Caranya

Pekerjaan menulis tidak hanya dijadikan sebagai hobi saja, namun juga dapat menjadi sebuah profesi. Zaman sekarang, menulis dapat menjadi pendukung perekonomian, loh. Tetapi banyak orang yang menganggap bahwa pekerjaan menulis hanya akan menyita waktu banyak, apalagi bagi orang yang memiliki aktivitas padat seperti bekerja di kantor. Sebenarnya, jika kita pandai memanajemen waktu, maka waktu menulis kita merupakan waktu yang sangat berharga.

Jika Anda seorang pekerja kantor dan menekuni pekerjaan menulis, tetapi masih dihadapkan dengan permasalahan manajemen waktu, berikut tips yang jitu untuk tetap produktif menulis di sela-sela kesibukan.

1. Niatkan hati Anda

Sebelum memulai pekerjaan apa pun, kita harus memulai dengan niat dalam hati. Dengan begitu, kita dapat menjalani proses pekerjaan tersebut dengan baik. Ingat, pekerjaan menulis membutuhkan ketekunan dan kesabaran. Ketika Anda dihadapkan dengan berbagai hambatan seperti rasa malas dan bosan, secepat mungkin anda harus mengingat apa tujuan Anda menulis. Akan lebih baik, jika kegiatan menulis Anda niatkan sebagai kegiatan beribadah.

2. Kurangi Waktu Istirahat Anda

Ketika kita mengerjakan dua pekerjaan sekaligus, mau tidak mau kita harus mengurangi waktu istirahat. JIka Anda memang ingin konsisten di dunia kepenulisan, luangkanlah waktu khusus untuk menulis. Misalnya, waktu mengobrol atau menonton drama korea kita ganti dengan kegiatan menulis. Atau jika Anda seorang karyawan yang memiliki jam kantor hari Senin-Jumat, Anda bisa menggunakan hari Sabtu dan Minggu untuk menuangkan karya Anda lewat tulisan.

Sebenarnya, mengurangi waktu istirahat bisa dijadikan cara paling terakhir jika memang Anda sudah benar-benar tidak memiliki waktu untuk menulis. Jika Anda memang sudah terbiasa, maka hanya beristirahat 3 hingga 4 jam per hari sudah bisa membuat tubuh Anda segar dan kembali melakukan aktivitas kerja seperti biasa.

3. Tentukan Skala Prioritas

Anda adalah seorang yang memiliki tugas ganda yakni pekerjaan utama dan juga menulis, maka anda harus pintar pintar mengatur pekerjaan mana yang anda jadikan prioritas. Anda harus bisa membedakan yang mana tugas penting dan juga tugas mendesak.

Tugas yang penting memang wajib dikerjakan, namun jika Anda memiliki tugas yang mendesak dan mungkin akan ada orang yang dirugikan jika tidak kita selesaikan, maka sebaiknya pilih tugas mendesak tersebut untuk dikerjakan lebih dulu dan sesudah itu barulah anda bisa mengerjakan tugas penting yang tadi tertunda.

Untuk setiap hari, anda harus bisa menentukan pekerjaan mana yang anda jadikan sebagai prioritas sehingga bisa memilih pekerjaan mana yang harus anda kerjakan terlebih dulu dan mana yang masih bisa ditunda. Kemudian, anda bisa menyusun jadwal harian anda berdasarkan skala prioritas yang sudah anda buat tersebut.

4. Mencatat Ide –Ide sekecil apapun secara on the Spot

Pernahkah Anda mendengar istilah “Tulislah ide sekecil apapun, meski tidak berguna sekarang tapi pasti akan berguna dimasa yang akan datang”. Seringkali ide muncul dalam kondisi tidak terduga seperti ketika sedang berada di jalan, sedang menunggu antrian makanan, atau ketika sedang melamun di waktu senggang.

Agar ide tersebut tidak menghilang dan terlupakan, sebaiknya Anda catat ideide tersebut kedalam notepad atau catatan khusus yang mudah diakses. Penulis professional seperti Raditya Dika atau musisi sekaliber Ariel Noah juga memberikan tips ini dalam menulis lisrik lagu. Maka tidak heran mereka selalu produktif berkarya meski sudah puluhan tahun menjalani karir sebagai public figur ternama.

Konsultasikan kebutuhan anda bersama Ciptapublishing, Kami siap membantu anda sepenuh hati.

Artikel Lainnya

www.ciptapublishing.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *